Senin, 14 Februari 2011

Sumber Daya Alam

Pertanian, Kehutanan, Kelautan, Perikanan, Peternakan, Perkebunan
Pertambangan dan Energi
Lingkungan Hidup, Tata Ruang dan Pertahanan

Indramayu merupakan salah satu kabupaten di Jawa Barat yang merupakan daerah sentra pertanian. Sektor pertanian menyumbang 13,37 persen dari total Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Indramayu, penyumbang kedua terbesar setelah Sektor Industri (Migas). Selain itu data penduduk Indramayu berdasarkan sektor usaha utama menunjukkan 51,46 persen penduduk yang berusia diatas 10 tahun bekerja di sektor pertanian (BPS, SAKERNAS 2005). Dari luas wilayah Kabupaten Indramayu yang tercatat seluas 204.011 Ha, 54,35 persennya merupakan tanah sawah. Melihat potensi yang ada maka sektor pertanian merupakan sektor yang patut mendapat perhatian lebih, baik dari pihak pemerintah daerah maupun masyarakat pertanian sendiri.

Tanaman Pangan

Beberapa jenis tanaman pangan yang diusahakan di Kabupaten Indramayu, antara lain padi, jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah dan kedelai. Produksi terbanyak adalah padi sawah sebanyak 1.211.350,95 ton yang berarti mengalami penurunan sebanyak 4,22% dari 1.264.685,81 ton di tahun 2005. Luas panen yang mengalami kenaikan dari 195.254 Ha menjadi 198.749 Ha dipengaruhi oleh produktivitas yang menurun dari 64,77 kw/Ha ditahun 2005 menjadi 60,95 kw/Ha di tahun 2006.
Keadaan ini dapat dipahami karena luas areal untuk tanaman padi cukup luas jika dibandingkan dengan luas areal yang ditanami tanaman pangan lainnya yaitu seluas 110.877 Ha, sedangkan tanaman pangan lainnya berkisar antara 100 hingga 3.000 ha saja. Sedang untuk tanaman palawija Ubi kayu merupakan komoditas dengan produksi tertinggi diikuti oleh kedelai, jagung, kacang hijau, kacang tanah, ubi jalar.
Disamping tanaman pangan dengan padi sebagai primadona, Kabupaten Indramyu juga memiliki tanaman unggulan lainnya seperti mangga, pisang cabe merah, bawang merah, jagung serta kedelai. Tanaman perkebunan seperti kelapa, kelapa hibrida, kapuk, cengkeh, jambu mete, kopi, tebu dan melinjo juga diusahakan di Kabupaten Indramayu.

Peternakan
Berdasarkan jenisnya peternakan dibedakan atas ternak besar, ternak kecil dan ternak unggas. Jenis ternak besar yang cukup dominan di Kabupaten Indramayu adalah sapi sebanyak 5.419 ekor, kerbau 1.747 ekor dan kuda sebanyak 152 ekor. Sementara ternak kecil yang cukup dominan adalah domba sebanyak 130.007 ekor kemudian kambing sebanyak 54.000 ekor. Sedangkan jenis ternak unggas terbesar adalah ternak ayam kampung, dimana pada tahun 2006 mencapai 2.095.100 ekor disusul itik sebanyak 829.791 ekor dan ayam ras sebanyak 610.178 ekor.

Perikanan

Sesuai dengan letaknya yang berada di pesisir pantai Indramayu merupakan salah satu Kabupaten penghasil ikan. Produksi ikan laut segar selama tahun 2006 mencapai 71.579,11, walaupun mengalami peningkatan produksi dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 67.359,10 ton, nilai produksi mengalami penurunan dari 129.686.808,79

Kehutanan
Realisasi pendapatan dari sektor kehutanan dan perburuan KPH Indramayu mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2006 pendapatan dari sektor kehutanan dan perburuan mencapai nilai Rp. 17.225.028.641,- sedangkan pada tahun 2005 mencapai Rp. 16.303.371.000,- Dengan nilai terbesar dihasilkan dari kayu perkakas jati yang mencapai nilai Rp. 15.634.194.326,- dan kemudian diikuti dari minyak kayu putih sebesar Rp. 1.450.937.813,-. Sedang sisanya disumbang oleh kayu perkakas rimba, kayu bakar jati dan kayu bakar rimba.

JENIS DATA
TAHUN
SAT
SUMBER
2004
2005
2006
2007
PERTANIAN, KEHUTANAN, KELAUTAN, PERIKANAN, PETERNAKAN, PERKEBUNAN Dinas Pertanian
1. Pertanian
a. Padi
1). Luas Areal Produksi 193,563 215,947 217.931 ha
2). Jumlah Produksi 1,240,873 1,240,873 1.211.350,95 ton
3). Produksi Beras 1,240,873.41 1.335.476,46 702,583.55 ton
4). Jumlah Konsumsi - - - - ton
b. Jagung
1). Luas Areal Produksi 345. 345 429 ha
2). Jumlah Produksi 1,419 1,398.81 1,948.48 ton
3). Jumlah Konsumsi ton
c. Kedelai
1). Luas Areal Produksi 557 1,804 1,156 ha
2). Jumlah Produksi 993.83 1,993.96 2,065.76 ton
3). Jumlah Konsumsi ton
d. Industri Pengolahan Hasil Pertanian buah

2. Kehutanan Kantor Hutbun
a. Hasil Hutan Non HPH
1). Kayu Bulat 2958.733 990.439 m3
2). Kayu /gergajian - - m3
3). Kayu Olahan 54.303 1,945.05 m3 Kantor Hutbun
4). Hasil Hutan Ikutan
-Rotan - - - m3
-Gondorukem m3 ton
-Terpentin - - - m3 ton
-Damar m3 ton
-Kayu Putih 74,123 m3 ton
b. Luas Lahan Kritis 25,000 20,735 Ha
c. Luas Lahan Reboisasi 1,748.88 4,265 Ha
d. Luas Lahan Penghijauan 11 11 Ha
e. Luas Kebakaran Hutan Ha
f. Industri pengolahan Hasil Hutan 2 Buah

3. Kelautan dan Perikanan Dinas Perikanan &
a. Perikanan Laut Kelautan
1). Jumlah tangkapan 22,050,028 17,563,061 72,301 64,473 ton
2). Jumlah Kapal Penangkap Ikan 4,016 4,025 5,941 5,941 unit
3). Jumlah Rumah Tangga Perikanan 4,084 4,084 4,271 4,271 KK
4). Jumlah tempat Pelelangan Ikan 13 13 14 14 unit
b. Perikanan Darat
1). Tambak
- Luas - 16.011.00 20,281,00 22,535.03 Ha
-Jumlah Produksi - 78.200.00 25,542.37 28,762.74 ton
2). Kolam
- Luas - - 200.02 332.16 Ha
-Jumlah Produksi - - 9,940.22 12,125.74 ton
3). Keramba
- Jumlah Keramba - - - - unit
-Jumlah Produksi - - - - ton
c. Industri Perikanan & Hasil Laut Lainnya
1). Pengalengan Ikan - - 1 1 unit
2). Kapal Ikan 5,941 unit
3). Hasil Laut Non Ikan unit
4. Peternakan Dinas Peternakan
a. Ternak Sapi Potong
1). Jumlah Populasi - 372 5,439.00 6,234 ekor
2). Jumlah Pemotongan per tahun - - 6,468 6,016 ekor
3). Laju pertumbuhan populai per tahun - - 11.89 14.61 %
4). Rata-rata kepemilikan - - 2 2 ekor
b. Ternak Sapi Perah
1). Jumlah Populasi - - ekor
2). Jumlah Produksi susu per tahun - - 411 555 ribu liter
3). Laju pertumbuhan populai per tahun - - 490,449 662,285 %
4) Rata-rata kepemilikan - - 2 2 ekor/pet
5). Rata-rata produktifitas per ekor per hari - - 1.34 1.81 It/ek/hr
c. Ternak Kecil
1). Jumlah Populasi Kambing 24,037 ekor
2). Jumlah Populasi Domba 86,068 54,352 58,799 ekor
3). Jumlah Populasi Babi 130,007 168,234 ekor
d. Unggas
1). Jumlah ayam Buras 3,108,386
2). Ayam petelur 7,155,000 1,184,906 1,692,928
-Jumlah Populasi 66842 83,950 ekor/th
-Jumlah Peternak 13,368 16,790 peternak
-Jumlah Produksi 5,260,064 6,606,361 ton/th
-Rata-rata kepemilikan per ternak 5,260 6,606 ek/pet
4). Ayam Pedaging
-Jumlah Populasi 927,854 591,878 732,881 ekor/th
-Jumlah Peternak 591 732 peternak
-Jumlah Produksi 23,763,901 29,425,172 ton/th
-Rata-rata kepemilikan per ternak 591 732 ek/pet
e. Industri Peternakan 1 1
1). Jumlah Perusahaan /pembibitan ayam 0 0 0 0 buah
2). Jumlah Perusahaan Penggemukan Sapi Potong 0 0 0 0 buah
3). Jumlah Pabrik Makanan Ternak 0 0 0 0 buah
4). Jumlah Industri Pengolahan Susu 0 0 0 0 buah

f. Jumlah Koperasi Peternakan 0 0 0 0 buah
g. JumlahRumah Potong Hewan (RPH) 0 0 1 1 buah

5. Perkebunan Kantor Hutbun
a. Karet
1) Luas Areal 0 0 0 0 Ha
2) Jumlah Produksi 0 0 0 0 ton
3) Jumlah Konsumsi 0 0 0 0 ton
b. Tea
1) Luas Areal 0 0 0 0 Ha
2) Jumlah Produksi 0 0 0 0 ton
3) Jumlah Konsumsi 0 0 0 0 ton
c. Kopi
1) Luas Areal 10.7 10.7 8.1 7.95 Ha
2) Jumlah Produksi 2.98 2.98 0.81 0.08 ton
3) Jumlah Konsumsi ton
d. Sawit
1) Luas Areal 0 0 0 0 Ha
2) Jumlah Produksi 0 0 0 0 ton
3) Jumlah Konsumsi 0 0 0 0 ton
e. Tembakau
1) Luas Areal 0 0 0 0 Ha
2) Jumlah Produksi 0 0 0 0 ton
3) Jumlah Konsumsi 0 0 0 0 ton
f. Kakao
1) Luas Areal 0 0 0 0 Ha
2) Jumlah Produksi 0 0 0 0 ton
3) Jumlah Konsumsi 0 0 0 0 ton
g. Lada
1) Luas Areal 0 0 0 0 Ha
2) Jumlah Produksi 0 0 0 0 ton
3) Jumlah Konsumsi 0 0 0 0 ton
h. Vanili
1) Luas Areal 0 0 0 0 Ha
2) Jumlah Produksi 0 0 0 0 ton Kantor Hutbun
3) Jumlah Konsumsi 0 0 0 0 ton
i. Tebu
1) Luas Areal 0 0 46.5 103 Ha
2) Jumlah Produksi 0 0 177.54 419.05 ton
3) Jumlah Konsumsi 0 0 0 0 ton
j. Industri pengolahan hasil Perkebunan 0 0 0 0 Buah
k.Mangga
1). Luas Areal 0 0 0 0
2). Jumlah Produksi 0 0 0 0
3). Jumlah Konsumsi 0 0 0 0
l. Pisang
1). Luas Areal 0 0 0 0
2). Jumlah Produksi 0 0 0 0
3). Jumlah Konsumsi 0 0 0 0
m.Pepaya
1). Luas arel 0 0 0 0
2). Jumlah Produksi 0 0 0 0
3). Jumlah konsumsi 0 0 0 0
n.Nangka
1). Luas arel 0 0 0 0
2). Jumlah Produksi 0 0 389.43 390.43 Buah
3). Jumlah konsumsi 0 0 0 0
o.Melinjo
1). Luas arel 0 0 70.1 70.28 Ha
2). Jumlah Produksi 0 0 0 0
3). Jumlah konsumsi 0 0 0 0
p.Blewah
1). Luas areal 0 0 0 0
2). Jumlah produksi 0 0 0 0
3). Jumlah konsumsi 0 0 0 0
q.Belimbing
1). Luas arel 0 0 0 0
2). Jumlah produksi 0 0 0 0
3). Jumlah konsumsi 0 0 0 0
r. Jambu Air
1). Luas Areal 0 0 0 0
2). Jumlah Produksi 0 0 0 0
3). Jumlah Konsumsi 0 0 0 0
s.Jambu Biji
1). Luas arel 0 0 0 0
2). Jumlah Produksi 0 0 0 0
3). Jumlah konsumsi 0 0 0 0
PERTAMBANGAN DAN ENERGI Dinas pertambangan
1. Pertambangan & LRI
Jumlah Produksi
1). Minyak mentah 0 0 2,190.40 2,179.83 ton
2). Gas Alam 0 0 20,412.40 29,094.90 ton
3). Batubara 0 0 0 0 ton
4). Timah 0 0 0 0 ton
5). Besi/baja 0 0 0 0 ton
6). Tembaga 0 0 0 0 ton
7). Biji Nikel 0 0 0 0 ton
8). Perak 0 0 0 0 ton
9). Emas 0 0 0 0 ton

2. Energi
a.Sumber Energi Listrik
1). PLTA 0 0 0 0 unit
2). PLTG 0 0 0 0 unit
3). PLTU 0 0 0 0 unit
4). PLTD 0 0 0 0 unit
5). PLTS 0 0 0 0 unit

b. Jangkauan Pelayanan energi Listrik
1). Listrik Pedesaan 1,137 1,137 Desa & %
2). Perkotaan 819,690 819,690 RT & %

c. Sarana Pelayanan Bahan Bakar
1). SPBU 25 31 32 Buah
2). Depo Minyak Tanah 252 252 452 Buah
3). UPPDN Pertamina 1 1 1 Buah

LINGKUNGAN HIDUP, TATA RUANG DAN PERTANAHAN Dinas Pertimbangan
& LH
1. Lingkungan Hidup
a. Jumlah Kawasan Lindung
1). Taman Nasiona 0 0 0 0 buah
2). Cagar Alam 0 0 0 0 buah
3). Hutan Suaka Alam 0 0 0 0 buah
4). Hutan Lindung 0 0 0 8,023.55 buah
5). Cagar Budaya 0 0 0 0 buah
b. Jumlah kaus pencemaran
1). Tanah 0 0 - - Kasus
2). Air 0 0 1 2 Kasus
3). Udara 0 0 2 6 Kasus
4). Laut 0 0 3 1 Kasus
c. Plasma nutfah dilindungi
1). Hewan 0 0 0 0 Jenis
2). Tumbuhan 0 0 0 0 Jenis
d. Plasma nutfah terancam punah
1). Hewan 0 0 0 0 Jenis
2). Tumbuhan 0 0 0 0 Jenis
e. Plasma nutfah endemik
1). Hewan 0 0 0 0 Jenis
2). Tumbuhan 0 0 0 0 Jenis

2. Tata Ruang Dinas Pertahanan
a. Luas Kawasan Lindung
1). Hutan 0 0 0 0 Ha & %
2). Bukan Hutan 0 0 0 0 Ha & %
b. Luas Kawasan Pemukiman 0 0 0 0 Ha Dinas Pertahanan
c. Luas Kawasan Industri 0 0 0 0 Ha
d. Luas Kawasan Kumuh Perkotaan 0 0 0 0 Ha
e. Luas Lahan Produktif 0 0 0 0 Ha
f. Luas Lahan Kritis 0 251,750 0 0 Ha

3. Pertanahan
Jumlah Tanah yang bersertifikat
1). Hak Milik Buah
2). Hak Gunan Bangunan Buah
3). Hak Guna Usaha Buah
4). Hak Pakai Buah
5). Girik Buah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar