Senin, 18 Juli 2011

SMPN Unggulan Sindang, Indramayu

Ini blog bener2 ngingetin saya dan temen2 saya sama perjuangan dapetin nilai TIK!! dari yang gaptek, gabisa sama sekali internet jadi bisa berkat guru kita yaitu Bapak Nashori, MPd. Demi apapun kangen banget sama guru-guru unggulan!! di Sekolah baru saya gada guru kaya guru2 unggulan :'( gedungnya ga kaya di unggulan. Unggulan the best banget laaah! Unggulan gakan pernah terganti di hati saya :')

Kamis, 24 Maret 2011

Ujian Praktek- Penanggulangan Sampah


Sampah merupakan material sisa yang tidak diharapkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah dapat membawa dampak yang buruk pada kondisi kesehatan manusia. Bila sampah dibuang secara sembarangan atau ditumpuk tanpa ada pengelolaan yang baik, maka akan menimbulkan berbagai dampak kesehatan yang serius. Tumpukan sampah rumah tangga yang dibiarkan begitu saja akan mendatangkan tikus got dan serangga (lalat, kecoa, lipas, kutu, dan lain-lain) yang membawa kuman penyakit.
Sampah yang dibuang di jalan dapat menghambat saluran air yang akhirnya membuat air terkurung dan tidak bergerak, menjadi tempat berkubang bagi nyamuk penyebab malaria. Sampah yang menyumbat saluran air atau got dapat menyebabkan banjir. Ketika banjir, air dalam got yang tadinya dibuang keluar oleh setiap rumah akan kembali masuk ke dalam rumah sehingga semua kuman, kotoran dan bibit penyakit masuk lagi ke dalam rumah.
Jenis-jenis sampah :
• Sampah alam
• Sampah manusia
• Sampah konsumsi
• Sampah nuklir
• Sampah industri
• Sampah pertambangan

Pertambahan jumlah penduduk, perubahan pola konsumsi, dan gaya hidup masyarakat telah meningkatkan jumlah timbulan sampah, jenis, dan keberagaman karakteristik sampah. Meningkatnya daya beli masyarakat terhadap berbagai jenis bahan pokok dan hasil teknologi serta meningkatnya usaha atau kegiatan penunjang pertumbuhan ekonomi suatu daerah juga memberikan kontribusi yang besar terhadap kuantitas dan kualitas sampah yang dihasilkan. Meningkatnya volume timbulan sampah memerlukan pengelolaan. Pengelolaan sampah yang tidak mempergunakan metode dan teknik pengelolaan sampah yang ramah lingkungan selain akan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan juga akan sangat mengganggu kelestarian fungsi lingkungan baik lingkungam pemukiman, hutan, persawahan, sungai dan lautan.
Akibat Sampah yang Bertumpuk
Sampah perkotaan adalah limbah yang bersifat padat terdiri dari bahan organic dan anorganik yang dianggap tidak berguna lagi dan harus dikelola agar tidak membahayakan lingkungan dan melindungi investasi pembangunan, yang timbul di kota.
Lingkungan menjadi terlihat kumuh, kotor dan jorok yang menjadi tempat berkembangnya organisme patogen yang berbahaya bagi kesehatan manusia, merupakan sarang lalat, tikus dan hewan liar lainnya. Dengan demikian sampah berpotensi sebagai sumber penyebaran penyakit.
Sampah yang membusuk menimbulkan bau yang tidak sedap dan berbahaya bagi kesehatan. Air yang dikeluarkan (lindi) juga dapat menimbulkan pencemaran sumur, sungai maupun air tanah.
Sampah yang tercecer tidak pada tempatnya dapat menyumbat saluran drainase sehingga dapat menimbulkan bahaya banjir.
Pengumpulan sampah dalam jumlah besar memerlukan tempat yang luas, tertutup dan jauh dari pemukiman.
Cara Menanggulangi Sampah
Reduce (Kurangi Sampah!)
Coba cara-cara ini :
1. Membawa tas belanja sendiri untuk mengurangi sampah kantong plastik pembungkus barang belanja.
2. Membeli kemasan isi ulang untuk shampoo dan sabun daripada membeli botol baru setiap kali habis.
3. Membeli susu, makanan kering, deterjen, dan lain-lain dalam paket yang besar daripada membeli beberapa paket kecil untuk volume yang sama
Re-use (Gunakan sisa sampah yang masih bisa dipakai!)
Coba cara-cara ini :
1. Memanfaatkan botol-botol bekas untuk wadah.
2. Memanfaatkan kantong plastik bekas kemasan belanja untuk pembungkus.
3. Memanfaatkan pakaian atau kain-kain bekas untuk kerajinan tangan, perangkat pembersih (lap), maupun berbagai keperluan lainnya.
Recycle(Daur Ulang Sampah!)
Daur ulang sendiri memang tidak mudah, karena kadang dibutuhkan teknologi dan penanganan khusus.
Tapi teman-teman bisa membantu dengan cara-cara ini :
1. Mengumpulkan kertas, majalah, dan surat kabar bekas untuk di daur ulang.
2. Mengumpulkan sisa-sisa kaleng atau botol gelas untuk di daur ulang.
3. Menggunakan berbagai produk kertas maupun barang lainnya hasil daur ulang.
Kesimpulan
Dengan diberlakukannya UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah maka diperlukan model pengelolaan sampah yang baik dan tepat untuk dikembangkan di perkotaan dan perdesaan sehingga kualitas kesehatan, kualitas lingkungan dapat ditingkatkan serta sampah dapat menjadi sumberdaya yang dapat dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Model hendaknya melibatkan berbagai komponen pemangku kepentingan dan memperhatikan karakteristik sampah, karakteristik perkotaan atau perdesaan serta keberadaan sosial-budaya masyarakat setempat.
Sumber :
• http://id.wikipedia.org/wiki/Sampah
• http://www.esp.or.id/handwashing/media/sampah.pdf
• http://dies.unud.ac.id/wp-content/uploads/2008/09/09-makalah-sampah-untuk-dies-th-20081.doc
• http://uripsantoso.wordpress.com/2009/01/12/penanganan-sampah-untuk-menuju-kota-bersih-dan-sehat/
• http://fitriyahasanah.co.cc/cara-menanggulangi-sampah.html

Selasa, 15 Februari 2011


Kabupaten Indramayu, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ibukotanya adalah Indramayu. Kabupaten ini berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Kabupaten Cirebon di tenggara, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Sumedang, serta Kabupaten Subang di barat.

Kabupaten Indramayu terdiri atas 31 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah 313desa dan kelurahan. Pusat pemerintahan di Kecamatan Indramayu, yang berada di pesisir Laut Jawa.

Indramayu dilintasi jalur pantura, yakni salah satu jalur terpadat di Pulau Jawa, terutama pada musim mudik. Kabupaten ini juga dilintasi jalur kereta api lintas utara Pulau Jawa, dengan stasiun terbesar di Jatibarang.

Penduduk Indramayu di wilayah pesisir pada umumnya menggunakan Bahasa Indramayu Mirip Dialek Cirebon pada kehidupan sehari-hari, dan mereka menyebutnya dialek Dermayon. Sedangkan di bagian selatan, menggunakan Bahasa Sunda.


Dengan luas wilayah 2.040,11 Km2, Kabupaten Indramayu merupakan sebuah wilayah administratif yang luas. Agar pembangunan dapat dirasakan secara merata maka diperlukan aparat pemerintahan yang membuat perencanaan dan melaksanakan pembangunan. Selain aparat pemerintahan, peran aktif masyarakat adalah roda penggerak pembangunan. Dengan kinerja aparat pemerintahan yang baik diharapkan pembangunan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.

Pemerintahan
Kabupaten Indramayu saat ini memilik desa sebanyak 302 desa dan 8 kelurahan. Desa/Kelurahan tersebut tersebar di 31 Kecamatan, dimana pada tahun 2005 telah terjadi pemekaran wilayah yang menghasilkan 3 Kecamatan baru, yaitu Kecamatan Tukdana, Pasekan dan Patrol. Adapun batas wilayah Kabupaten Indramayu adalah sebagai berikut : Sebelah Utara : Laut Jawa Sebelah Selatan : Kabupaten Majalengka, Sumedang dan Cirebon Sebelah Barat : Kabupaten Subang Sebelah Timur : Laut Jawa dan Kabupaten Cirebon Struktur Organisasi Pemerintah Kabupaten Indramayu terdiri dari 2 Sekretariat, 3 Badan, 17 Dinas, 9 Kantor, 31 Kantor Kecamatan dan 8 Kantor Kelurahan. Jumlah pegawai negeri yang berada di bawah struktur otonomi daerah Pemerintah Kabupaten Indramayu sebanyak 9.519 orang. Jika dilihat dari Golongan Ruang Pegawai Negeri yang berada di Kabupaten Indramayu terdiri dari 134 pegawai golongan I, 1.568 pegawai golongan II, 4.112 pegawai golongan III dan 3.705 pegawai golongan IV. Sedang bila dilihat dari jabatan struktural/eselon tercatat sebanyak 697 pegawai menduduki jabatan struktural dari eselon II A sampai eselon IV B.

DPRD Kabupaten Indramayu masa bhakti 2004–2009 terdiri atas 4 fraksi dan 4 komisi dengan jumlah anggota dewan keseluruhan sebanyak 45 orang.
Di tahun 2006 produk Peraturan daerah yang dihasilkan DPRD maupun Keputusan Ketua DPRD Kab Indramayu mengalami perubahan dari 13 Keputusan DPRD dan 32 Keputusan Ketua DPRD di tahun 2005 menjadi 26 keputusan DPRD dan 24 Keputusan Ketua DPRD di tahun 2006. Walaupun tidak menunjukkan kinerja anggota dewan, frekuensi rapat anggota dewan selama tahun 2006 tercatat sebanyak 50 rapat paripurna, 53 rapat kerja, 158 rapat komisi dengan 3 kali reses dan 95 kunjungan kerja. Kunjungan kerja mengalami kenaikan dari 53 kali kunjungan kerja di tahun 2005 menjadi 95 kali kunjungan kerja di tahun 2006.

Kecamatan Kab.Indramayu

-Anjatan
-Arahan
-Balongan
-Bangodua
-Bongas
-Cantigi
-Cikedung
-Gabuswetan
-Gantar
-Haurgeulis
-Indramayu
-Jatibarang
-Juntinyuat
-Kandanghaur
-Karangampel
-Kedokanbunder
-Kertasemaya
-Krangkeng
-Kroya
-Lelea
-Lohbener
-Losarang
-Pasekan
-Patrol
-Sindang
-Sliyeg
-Sukagumiwang
-Sukra
-Trisi
-Tukdana
-Widasari

Peta Kab-Indramayu




Kuliner Indramayu

Satu lagi yang menjadi andalan bagi sebuah kawasan pada umumnya, yaitu ‘Wisata Kuliner‘. Wisata kuliner merupakan trend yang berkembang pesat dari masa ke masa. Wisata ini menjajaki makanan khas suatu daerah, tidak ketinggalan dengan Indramayu yang juga memiliki tempat-tempat wisata kuliner Indramayu, baik khas Indramayu maupun khas Indonesia.
Dari berbagai sumber yang didapat, baik sesama blogger maupun dari situs spesial kuliner, banyak dituliskan ragam kuliner yang ada di Indramayu. Juga dari beberapa pengalaman pribadi, saudara maupun rekan-rekan sejawat yang sudah pernah mencoba beberapa kuliner di Indramayu. Beberapa diantaranya adalah :
RM Ibu Seha
Jl Jenderal Sudirman No. 55 Telp. (0234) 271737-271261 Jam buka: 09.00-21.00 WIB Menu andalan: Aneka pepes, sambal dadak, Sop
Sate Barokah
Jl Letjen Soeprapto No. 10 Telp. (0234) 271917 Jam buka: 08.00-23.00 WIB Menu favorit: Sate kambing
Warung Yu Nani
Jl Dharma Ayu Sindang belakang pasar Caplek Telp. 081912960148 Jam buka: 10.00-15.00 WIB Menu favorit: Bubur RUmba Cecek (burbacek)
Pedesan Entog Bang Combat
Jl Olahraga Karanganyar, tepat di depan sport center Indramayu Telp. 081912924634 Jam buka: 09.00-20.00 WIB
Empal Gentong H. Mang Muk
Jl jenderal Sudirman No. 147 Telp. 087828923803 Jam buka: 07.00-21.00 WIB Menu favorit: Empal Gentong
Mina Ayu
Pesisir Limbangan Jl Raya Balongan – Karang Ampel Telp. 081222100403 Jam Buka: 08.00-24.00 Menu favorit: Kerapu bakar, kepiting asam manis
Ikan bakar Perdut
Pesisir Glayem, Jl raya Juntinyuat Indramayu Cirebon Telp. 087829594575 Jam buka: 10.00-23.00 WIB Menu favorit: cumi dan udang bakar
Sate Junti Mang Rum
Jl raya Juntinyuat Indramayu Cirebon Telp. 0234-428576 Jam buka: 10.00-23.00 WIB Menu favorit: Sate Kambing
Sate Kambing Tugu
Bagi anda penggemar kuliner malam, coba kunjungi sate kambing tugu, di desa Tugu, Sliyeg, depan Indomaret. Buka jam 5 sore sampai malam.
Pedesan Entog Bang Combet
Jl. Olahraga, di belakang Sport Center (GOR) Indramayu
Pedesan Mas Glembo
Depan Eks Kawedanaan Jatibarang
Pusat Kuliner Ikan Indramayu
Bisa dijumpai di Pantai Balongan Indah, Pantai Karang Song, Pantai Limbangan dan Kawasan Eretan Kulon Kecamatan Kandanghaur.

Wisata-Pulau Biawak Indramayu

PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI LAUT DAERAH (KKLD)
PULAU BIAWAK INDRAMAYU
DINAS PERIKANAN DAN KELAUTAN
KABUPATEN INDRAMAYU
JL. PABEAN UDIK NO. 01 INDRAMAYU. TELP./FAX. 0234-272 767


I. GAMBARAN UMUM KAB. INDRAMAYU
Luas Wilayah : 204.011 ha
Jumlah Kecamatan : 31 kecamatan
Jumlah Desa : 310 desa/kel.
Penduduk : 1.709.128 jiwa
Kepadatan : 836 jiwa/ha
Matapencaharian : Pertanian, Perikanan
Lahan sawah : 110.877 ha
Lahan tambak : 20.275 ha.
Potensi P.Kecil : P. Biawak, P. Gosong, P. Candikian
II. KONDISI DAN POTENSI UMUM KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN INDRAMAYU
Kabupaten Indramayu memiliki potensi wilayah perairan laut, pesisir/payau dan tawar. Kondisi tersebut Indramayu memiliki keanekaragam hayati (biodiversity) yang tinggi.
Potensi-potensi kawasan konservasi perairan Indramayu, antara lain : Kawasan Konservasi Laut dan Pulau-Pulau Kecil, Kawasan Perairan Payau dan Kawasan Konservasi Perairan Tawar.
III. KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN (KKP) KKLD PULAU BIAWAK INDRAMAYU
* Lingkup wilayah KKLD meliputi :
Daratan pulau (terrestrial) dan wilayah perairan (aquatic) pantai dan laut sekitarnya.
- Luas Total ± 15.540 Ha
- Luas darat ± 742 Ha, luas perairan ± 14.798 Ha.
* Letak Geografis KKLD P. Biawak
P. Biawak 06°56’022’’ LS dan 108°22’015’’ BT
P. Gosong 5°52’076”LS dan 108°24’337’’ BT
P. Candakian 5°48’089”LS dan 108°24’487’’BT
IV. PENATAAN ZONASI KKLD PULAU BIAWAK
ZONA INTI : sebagai zona perlindungan mutlak, zona ini diperlukan untuk kepentingan perlindungan kawasan (melindungi habitat dan populasi biota laut dan pesisir). Pada blok ini tidak diperkenankan adanya pengembangan fisik kecuali dalam rangka pengamanan kawasan.
ZONA PENYANGGA : merupakan zona pemanfaatan terbatas untuk kegiatan WISATA MINAT KHUSUS (semi intensif /terbatas). Kegiatan antara lain; wisata bahari, wana wisata, wisata alam laut (diving, snorkling, memancing) pemanfaatan pada zona ini adalah semi intensif dan multiguna.
ZONA BUDIDAYA TERBATAS adalah zona pemanfaatan untuk kegiatan budidaya laut (marine culture) dan penangkaran jenis-jenis biota laut langka dan jenis-jenis ikan hias. Dalam upaya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir.
V. FUNGSI KKLD P. BIAWAK
Fungsi Konservasi (Perlindungan dan Pelestarian)
Fungsi Pendidikan dan Riset
Fungsi Pengembangan Ekonomi Masyarakat (pemanfaatan sumberdaya KKLD dan pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan)
Fungsi Pengembangan Ekonomi Masyarakat
Fungsi ini berkaitan dengan senua aspek pemanfaatan sumberdaya alam KKLD untuk pemanfaatan tradisional, wisata, pendidikan, budaya dan lainnya yang berkelanjutan (ramah lingkungan)
Kegiatannya, antara lain :
Wisata Bahari (Diving, Snorkling, Memancing, dll2. Wisata Alam (hutan mangrove, Pengamatan Biawak, Burung, Kalong dan Lainnya).
Wisata Pendidikan (Heiking, outbond, fotografi, pengenalan tumbuhan dan alam).
Wisata Budaya dan Sejarah (Ziarah dan Bangunan Mercusuar th. 1872).
Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pesisir (Souvenir KKLD, Jasa Inap, Jasa Pemandu, dll)
Budidaya Laut dan Penangkaran Biota Laut Langka ( keramba jaring apung kerapu, rumput laut dan penangkaran ikan hias laut dan biota langka) tumbuhan dan alam)
VII. SARANA PRASARANA KKLD KAB. INDRAMAYU
KANTOR PENGELOLA KKLD P. BIAWAK.
Kapal Wisata KKLD, kapasitas 25 Orang, dan perlengkapannya.
Radar dan Fish Finder.
Pusat Informasi dan Pos Jaga di Pulau Biawak.
Dermaga Pelabuhan / Jetty di Pulau Biawak.
Tempat Penangkaran Biota Laut Langka dan Ikan Hias.
Peralatan Selam (diving) 3 Unit dan Kompresor.
Mouring Bouy (tempat tambat perahu di laut).
Papan informasi penunjuk arah potensi wisata.
VIII. LANDASAN HUKUM KKLD P. BIAWAK
PERDA Kabupaten Indramayu No. 14 Tahun 2006, Tentang Pengelolaan Kawasan Konservasi Laut Daerah dan Penataan Fungsi Pulau Biawak, P. Gosong dan P. Candikian
Keputusan Bupati Indramayu, No. : 523.1.05/Kep.80A-Diskanla /2006. Tanggal 12 Januari 2006. Tentang Pembentukan Forum Pengelola KKLD Kabupaten Indramayu.
Keputusan Bupati Indramayu, Nomor : 523.1.05/Kep.446A-Diskanla/2007. Tanggal 12 Mei 2007. Tentang Pembentukan Forum Pengelola KKLD Kabupaten Indramayu.
IX. SARANA DAN PRASARANA TAHUN 2008 KKLD P. BIAWAK INDRAMAYU
- Speedboat bottom glass
- Garasi Speedboat
- Revieter Handytalky (P. Biawak-Kota)
- Handytalky, GPS, Meubeler, TV, Wireless
X. Konservasi, Pendidikan dan Wisata P. Biawak
PULAU BIAWAK (LUAS DARAT ± 120 HA)
PULAU CANDIKIAN (LUAS DARAT ± 97 HA)
PULAU GOSONG (LUAS DARAT … )
XI. POTENSI SUMBERDAYA ALAM KKLD P. BIAWAK
Hutan Mangrove
Biawak
Terumbu karang